Sertifikat Pendidik Menjadi Incaran Guru

Balikami.com
Berprofesi sebagai guru saat ini mendapat perhatian yang sangat besar, tentunya kesempatan berharga bagi mereka untuk bisa mendapatkan Sertifikat Pendidik sebagai persyaratan wajib pencairan tunjangan profesi guru. Selain sikap juga diperlukan mental yang baik untuk mendidik siswa-siswa.

Pada kesempatan kali ini pemerintah memberikan kesempatan kepada guru-guru yang tidak lulus uji portofolio pada proses sertifikasi lalu untuk mengikuti kegiatan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru. Sudah tentu yang dikejar bagi guru-guru untuk memperoleh sertifikasi untuk bisa mendapatkan Sertifikat Pendidik sebagai persyaratan wajib pencairan tunjangan profesi guru (TPG) yang nilainya setara satu kali gaji pokok.

“Khusus bagi guru yang ketidakhadirannya tanpa disertai surat keterangan, sangat besar peluangnya tidak lulus diklat. Jika mereka tidak mampu memenuhi persyaratan minimal kehadiran 75 persen dari total kegiatan diklat yang mencapai 90 jam, mereka sudah bisa dipastikan tidak akan diluluskan sehingga gagal meraih Sertifikat Pendidik,”.

Koordinator Penyelenggara Program Sertifikasi Guru Rayon 21 (wilayah Bali-red) Prof. Dr. Nyoman Sudiana, M. Pd. membenarkan ada 35 orang guru yang mangkir dari diklat. Ironisnya, 30 orang dari 35 orang guru yang tidak hadir pada kegiatan PLPG itu tidak disertai dengan penjelasan apapun. Sedangkan lima orang guru lagi terpaksa tidak hadir lantaran sakit, ada permasalahan keluarga dan alasan lainnya.

Sudiana menambahkan, diklat yang khusus dilaksanakan untuk guru-guru yang tidak lulus uji portofolio itu semestinya diikuti 899 orang. Mengingat jumlah peserta sangat banyak, penyelenggaraan diklat terpaksa disebar di tiga lokasi yakni SMA Lab Undiksha Singaraja (571 orang), LPMP Propinsi Bali (156 orang) dan PGSD Pegok, Denpasar (172 orang).

Mereka juga wajib memenuhi nilai minimal yang dipersyaratkan. Jadi, tidak ada jaminan seluruh guru yang hadir mengikuti kegiatan PLPG dipastikan lulus,”.

Bali Dibanjiri Baliho Anggota Legislatif (Caleg)

Bukan Bali namanya jika tidak selalu dibanjiri oleh Wisatawan domestik maupun luar negeri, namun kali ini detik-detik menjelang pergantian tahun 2008 menuju tahun 2009  Bali juga telah dibanjiri oleh tebaran poster, panji-panji partai politik, dan baliho wajah para calon anggota legislatif (caleg).

Read more »

Klarifikasi Foto Jenazah Imam Samudra

Seperti yang diberitakan BaliKami.Com beberapa saat yang lalu tentang beredarnya Foto Jenazah Imam Samudra usai di eksekusi, banyak yang meragukan keaslian foto tersebut terlebih lagi situs www.arrahmah.com sebagai pihak yang merelease pertama kali foto tersebut tiba – tiba tidak bisa diakses lagi karena sudah diparkir di sebuah perusahaan jasa periklanan www.sedo.com

Situs yang diparkir adalah sebuah situs yang domainnya dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan promosi saja, hal seperti ini biasa dilakukan oleh pemilik situs yang bekerja sama (profit sharing) dengan perusahaan periklanan seperti www.sedo.com

Ditengah kesimpang siuran tentang keaslian foto jenazah imam samudra setelah di eksekusi, hari ini www.arrahmah.com menjawab semua keraguan itu dengan merilis sebuah press release tentang keaslian foto jenazah imam samudra yang didapatkan secara ekslusif dari pihak keluarga almarhum. Namun dalam press release itu tidak dijelaskan apakah pihak www.arrahmah.com juga memliki foto kedua terpidana mati yang lain Amrozi dan Muklas setelah di eksekusi.

Foto jenazah Imam Samudra

Eksekusi ketiga terpidana mati Armozy Cs telah dilaksanakan pada Minggu (09/11/2008) pukul 00.15 wib yang lalu, namun tidak sedikit masyarakat yang meragukan kebenaran pelaksanaan eksekusi tersebut.

Bahkan kini beredar isu yang tidak jelas sumbernya yang menyebutkan kalau eksekusi Amrozy cs hanya tindakan menyenangkan publik saja, walaupun pemerintah sudah menjelaskan bahwa jenazah Amrozy cs setelah eksekusi akan di bungkus dengan kain kafan lalu diserahkan ke pihak keluarga.

Saat penyerahan jenazah dari pemerintah kepada pihak keluarga, jenazah akan dibuka untuk diperkenalkan kepada pihak keluarga lalu jenazah akan langsung dikubur tanpa dilakukan proses memandikan jenazah lagi seperti wasiat para terpidana sebelumnya.

Seperti ingin menjawab keraguan publik akan kebenaran eksekusi mati yang telah dilakukan pemerintah terhadap Amrozy cs, kini foto seseorang yang terbungkus kain kafan dan menyerupai Imam Samudra beredar di internet siang tadi.

Banyak pihak yang meragukan keaslian foto yang diduga jenazah Imam Samudra tersebut karena diduga merupakan hasil olah efek grafis. Dan entah karena kebetulan situs yang merelease foto tersebut pertama kalinya www.arramah.com kini sudah tidak bisa diakses lagi.

Situs www.arramah.com kini sudah diparkir. Hal ini yang semakin menguatkan dugaan kalau foto tersebut bukanlah foto jenazah Imam Samudra yang sudah dieksekusi mati pada Minggu dini hari yang lalu.

Jenazah Imam Samudra Setelah di Eksekusi Mati

Jenazah Imam Samudra Setelah di Eksekusi Mati