<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>balikami.com &#187; Bale Bengong</title>
	<atom:link href="http://balikami.com/category/bale-bengong/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://balikami.com</link>
	<description>majalah online berita, pariwisata, seni dan budaya bali</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Sep 2010 09:36:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>gambar bale dangin</title>
		<link>http://balikami.com/bale-bengong/19/08/2010/gambar-bale-dangin/</link>
		<comments>http://balikami.com/bale-bengong/19/08/2010/gambar-bale-dangin/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2010 13:48:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Krama Bali Kami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bale Bengong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balikami.com/?p=765</guid>
		<description><![CDATA[tolong kirimkan gambar gambar bale dangin terkini
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>tolong kirimkan gambar gambar bale dangin terkini</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balikami.com/bale-bengong/19/08/2010/gambar-bale-dangin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Renungan ANTI KEKERASAN,PELECEHAN ,DAN DISKRIMINASI TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK-ANAK</title>
		<link>http://balikami.com/bale-bengong/19/04/2010/cerita-renungan-anti-kekerasanpelecehan-dan-diskriminasi-terhadap-perempuan-dan-anak-anak/</link>
		<comments>http://balikami.com/bale-bengong/19/04/2010/cerita-renungan-anti-kekerasanpelecehan-dan-diskriminasi-terhadap-perempuan-dan-anak-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Apr 2010 14:14:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bale Bengong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balikami.com/?p=701</guid>
		<description><![CDATA[Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya.Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang.
Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tidak mempunyai uang.
Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata: “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?”
“Ya, tetapi, aku tidak membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu.
“Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu” jawab si pemilik ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya.Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang.<br />
Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tidak mempunyai uang.</p>
<p>Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata: “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?”<br />
“Ya, tetapi, aku tidak membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu.<br />
“Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu” jawab si pemilik kedai. “Silakan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu”.</p>
<p>Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang.<br />
“Ada apa nona?” tanya si pemilik kedai.<br />
“Tidak apa-apa” aku hanya terharu jawab Ana sambil mengeringkan air matanya.<br />
“Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi ! Tetapi… ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi. Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri” katanya kepada pemilik kedai.</p>
<p>Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana, menarik nafas panjang lalu berkata:<br />
“Nona, mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi dan nasi untukmu saat kau kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Dan kau malah bertengkar dengannya.”<br />
Ana terhenyak mendengar hal tsb.</p>
<p>“Mengapa aku tidak berpikir tentang hal itu? Untuk semangkuk bakmi dari orang yang baru kukenal , aku begitu berterima kasih. Tetapi kepada ibuku yg memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.<br />
Ana segera menghabiskan bakminya, lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yg harus diucapkan kepada ibunya.<br />
Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya berwajah letih dan cemas. Ketika bertemu dengan Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah<br />
“Ana, kau sudah pulang. Cepat masuklah, Ibu telah menyiapkan makan malam. Makanlah dahulu sebelum kau tidur. Makanan akan dingin jika kau tidak memakannya sekarang”<br />
Pada saat itu Ana tidak dapat menahan tangisnya.</p>
<p> Ia pun menangis di pelukan ibunya.<br />
Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada orang lain di sekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita. Tetapi kepada orang yang s angat dekat dengan kita, khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita berterima kasih kepada mereka seumur hidup kita.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balikami.com/bale-bengong/19/04/2010/cerita-renungan-anti-kekerasanpelecehan-dan-diskriminasi-terhadap-perempuan-dan-anak-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memberangus Makelar Kasus</title>
		<link>http://balikami.com/bale-bengong/03/04/2010/memberangus-makelar-kasus/</link>
		<comments>http://balikami.com/bale-bengong/03/04/2010/memberangus-makelar-kasus/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Apr 2010 14:40:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bale Bengong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balikami.com/?p=692</guid>
		<description><![CDATA[KOMJEN Susno Duadji kembali menghebohkan publik. Pernyataan lantang mantan Kepala Bareskrim itu perihal makelar kasus di tubuh kepolisian membuat petinggi Polri berang dan meradang. Perkara yang dibeberkan Susno itu terkait dengan skandal kasus penggelapan pajak senilai Rp25 miliar. Kasus ini melibatkan pegawai Ditjen Pajak, Gayus Tambunan, yang kini berstatus terdakwa dan sedang disidangkan di PN Tangerang.
Berdasarkan penyidikan yang telah dan sedang dilakukan polisi, dari total dana Rp25 miliar di rekening Gayus, hanya Rp395 juta yang memenuhi unsur pidana. Sisanya yang semula diblokir polisi di kemudian hari dilepas blokirnya juga oleh ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KOMJEN Susno Duadji kembali menghebohkan publik. Pernyataan lantang mantan Kepala Bareskrim itu perihal makelar kasus di tubuh kepolisian membuat petinggi Polri berang dan meradang. Perkara yang dibeberkan Susno itu terkait dengan skandal kasus penggelapan pajak senilai Rp25 miliar. Kasus ini melibatkan pegawai Ditjen Pajak, Gayus Tambunan, yang kini berstatus terdakwa dan sedang disidangkan di PN Tangerang.</p>
<p>Berdasarkan penyidikan yang telah dan sedang dilakukan polisi, dari total dana Rp25 miliar di rekening Gayus, hanya Rp395 juta yang memenuhi unsur pidana. Sisanya yang semula diblokir polisi di kemudian hari dilepas blokirnya juga oleh polisi. Dana itulah yang kabarnya mengalir ke kantong sejumlah petinggi kepolisian dan para penyidik kasus tersebut. Tidak tanggung-tanggung, menurut dugaan Susno, dua perwira tinggi bintang satu turut menikmati uang itu.<br />
Mereka adalah Brigjen Edmon Ilyas, yang sekarang menjabat Kapolda Lampung, dan Brigjen Raja Erizman, yang kini menduduki posisi Direktur II Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri.</p>
<p>Susno tentu tidak asal menuding. Orang sekelas Susno, perwira tinggi polisi bintang tiga, tentu tahu dan paham benar perbedaan antara fitnah dan indikasi adanya pelanggaran hukum beserta konsekuensinya. Makelar kasus atau mafia hukum dan sejenisnya bukanlah perkara baru. Akan tetapi, inilah persoalan yang bisa dirasakan, namun selalu tidak diakui, dan amat sulit untuk dibongkar. Padahal, pembusukan hukum di Republik ini akan terus terjadi salah satunya karena adanya permufakatan jahat antara aparat penegak hukum dan pihak-pihak lain yang ingin mengangkangi peraturan.</p>
<p>Hukum di negeri ini busuk karena keadilan dapat diperjualbelikan. Itu sebabnya, semua lembaga penegak hukum di negeri ini terkenal korup. Itu pula yang membuat Indonesia memperoleh predikat negara terkorup se-Asia Pasifik menurut versi terbaru Political and Economic Risk Consultancy (PERC). Dalam konteks itu, persoalan tidak boleh difokuskan kepada sosok Susno dan mencari &#8216;motifnya&#8217;, seperti mengapa baru sekarang dia mengungkapkan makelar kasus di kepolisian.</p>
<p>&#8216;Nyanyian&#8217; Susno itu justru hendaknya menjadi pemicu semua lembaga penegak hukum, termasuk kepolisian, untuk introspeksi dan berbenah diri. Karena itu, apa yang dibeberkan Susno seharusnya direspons secara positif dan kreatif, bukan reaktif dan negatif. Bukan pula, justru memperuncing pertikaian internal di lingkungan Polri. Langkah yang diambil Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, yaitu mendorong KPK untuk segera menyelidiki makelar kasus di jajaran Polri, merupakan salah satu bentuk respons yang positif.</p>
<p>Sukses tidaknya pemberantasan mafia hukum sangat bergantung kepada keberanian Polri untuk mereformasi diri sendiri, termasuk menindak dan membersihkan jajaran mereka. Hal yang selalu digaungkan, tetapi masih jauh panggang dari api dalam kenyataan. Tanpa komitmen nyata membersihkan diri sendiri, upaya memberangus makelar kasus sebagai bagian dari reformasi di tubuh Polri hanya akan mati suri karena terkekang oleh arogansi institusi.</p>
<p>Untuk anggota POSKO PEMANTAUAN PERADILAN PROVINSI BALI<br />
LBH BALI &#8211; JALAN PLAWA NO 57 DENPASAR</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balikami.com/bale-bengong/03/04/2010/memberangus-makelar-kasus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keajaiban Dunia</title>
		<link>http://balikami.com/bale-bengong/11/03/2010/keajaiban-dunia/</link>
		<comments>http://balikami.com/bale-bengong/11/03/2010/keajaiban-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 13:19:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bale Bengong]]></category>
		<category><![CDATA[keajaiban dunia]]></category>
		<category><![CDATA[pesona balikami]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balikami.com/?p=653</guid>
		<description><![CDATA[Keajaiban dunia yang akhir-akhir ini banyak menjadi pembicaraan adalah ditemukannya Sungai bawah laut ini terdapat di Cenote Angelita, Meksiko. Terdapat sebuah gua yang jika diselami sampai kedalaman 30 meter, airnya adalah  air tawar, namun jika menyelam sampai pada kedalaman lebih dari 60 meter, airnya menjadi air asin. Di dasarnya terdapat sebuah “sungai” lengkap dengan pohon dan dedaunan. 
Namun, tentu saja itu bukanlah sungai biasa karena sungai tersebut merupakan lapisan hidrogen sulfida sehingga nampak seperti sungai.
Jika anda adalah seorang penyelam, maka anda harus mengunjungi Cenote Angelita, Meksiko. Disana ada sebuah ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Keajaiban dunia yang akhir-akhir ini banyak menjadi pembicaraan adalah ditemukannya Sungai bawah laut ini terdapat di Cenote Angelita, Meksiko. Terdapat sebuah gua yang jika diselami sampai kedalaman 30 meter, airnya adalah  air tawar, namun jika menyelam sampai pada kedalaman lebih dari 60 meter, airnya menjadi air asin. Di dasarnya terdapat sebuah “sungai” lengkap dengan pohon dan dedaunan. </p>
<p>Namun, tentu saja itu bukanlah sungai biasa karena sungai tersebut merupakan lapisan hidrogen sulfida sehingga nampak seperti sungai.<br />
Jika anda adalah seorang penyelam, maka anda harus mengunjungi Cenote Angelita, Meksiko. Disana ada sebuah gua. Jika anda menyelam sampai kedalaman 30 meter, airnya air segar (tawar), namun jika anda menyelam sampai kedalaman lebih dari 60 meter, airnya menjadi air asin, lalu anda dapat melihat sebuah &#8220;sungai&#8221; di dasarnya, lengkap dengan pohon dan daun daunan. Namun tentu saja, itu bukanlah sungai biasa, itu adalah lapisan hidrogen sulfida, namun nampak seperti sungai&#8230; Wow.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balikami.com/bale-bengong/11/03/2010/keajaiban-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ICW Mewaspadai Adanya Upaya Barter Politik</title>
		<link>http://balikami.com/bale-bengong/09/03/2010/icw-mewaspadai-adanya-upaya-barter-politik/</link>
		<comments>http://balikami.com/bale-bengong/09/03/2010/icw-mewaspadai-adanya-upaya-barter-politik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 12:24:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bale Bengong]]></category>
		<category><![CDATA[Century]]></category>
		<category><![CDATA[Peneliti ICW]]></category>
		<category><![CDATA[TIM Pansus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balikami.com/bale-bengong/09/03/2010/icw-mewaspadai-adanya-upaya-barter-politik/</guid>
		<description><![CDATA[Babak baru kasus Bank Century dikhawatirkan hanya berujung pada persekongkolan politik. Indonesia Corruption Watch (ICW) mewaspadai adanya upaya barter politik, yakni penukaran sejumlah kasus yang melibatkan elite partai politik yang memilih opsi C (menyatakan bailout salah) dengan kasus Century yang kini membelit pemerintah.
ICW membeberkan beberapa indikasi yang memungkinkan adanya tukar guling kasus tersebut. Peneliti ICW Febri Diansyah mencontohkan hasil akhir rapat paripurna DPR yang tidak merekomendasikan hak menyatakan pendapat. Putusan tersebut sangat mengherankan. Setelah bailout Century dinyatakan melanggar hukum yang melibatkan Wapres Boediono, seharusnya DPR melangkah dengan hak menyatakan pendapat. ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Babak baru kasus Bank Century dikhawatirkan hanya berujung pada persekongkolan politik. Indonesia Corruption Watch (ICW) mewaspadai adanya upaya barter politik, yakni penukaran sejumlah kasus yang melibatkan elite partai politik yang memilih opsi C (menyatakan bailout salah) dengan kasus Century yang kini membelit pemerintah.</p>
<p>ICW membeberkan beberapa indikasi yang memungkinkan adanya tukar guling kasus tersebut. Peneliti ICW Febri Diansyah mencontohkan hasil akhir rapat paripurna DPR yang tidak merekomendasikan hak menyatakan pendapat. Putusan tersebut sangat mengherankan. Setelah bailout Century dinyatakan melanggar hukum yang melibatkan Wapres Boediono, seharusnya DPR melangkah dengan hak menyatakan pendapat. Selain itu, katanya, indikasi tersebut terlihat dari menurunnya eskalasi politik di DPR.</p>
<p>&#8220;DPR telah &#8216;berhasil&#8217; menjaga agar proses panjang Pansus Century tidak mempersoalkan impeachment. Ini potensial menimbulkan penyimpangan baru,&#8221; kata Febri dalam keterangan pers di Sekretariat ICW, Jakarta, kemarin (7/3).</p>
<p>Potensi barter kasus itu, jelasnya, terlihat ketika pemerintah juga getol mengungkapkan sejumlah kasus yang melibatkan tokoh ataupun kader parpol yang memilih opsi bailout Century bermasalah. Sebut saja, dugaan kasus induk KUD (Inkud) dan pajak yang melibatkan Aburizal Bakrie (Ketum Golkar) dan Setya Novanto (ketua Fraksi Partai Golkar). Pidato Presiden SBY juga menyinggung kebijakan Release and Discharge (R &#038; D) sejumlah debitor BLBI yang diterbitkan di era pemerintahan Megawati (PDIP).</p>
<p>&#8220;Presiden pernah mengungkapkan secara langsung permintaan pengusutan kasus pajak, termasuk menyinggung mengapa BLBI tidak dipersoalkan (dalam hak angket),&#8221; jelas Febri.</p>
<p>Sejumlah kasus lain yang melibatkan elite parpol pemilih opsi C juga sempat disinggung pemerintah.</p>
<p>Sejumlah kasus dan dosa masa lalu itu menjadi alat untuk menyandera upaya mengungkapkan kebenaran kasus Century. &#8220;Kekhawatiran ini bisa jadi berlebihan jika benar-benar diusut tuntas oleh hukum. Namun, jika saling serang, kasus itu tenggelam (mereda). Bisa jadi, barter politik sudah terjadi,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Koordinator ICW Danang Widoyoko menambahkan, rekomendasi DPR terkait dengan tindak lanjut kasus Century ke ranah hukum sejatinya tidak diperlukan. Sebab, tanpa atau dengan pansus sekalipun, penegak hukum berkewajiban mengusut tuntas kasus Century. &#8220;Kemenangan itu akhirnya tidak pada hasil voting di DPR. Sebab, keputusannya bisa dibantah dengan mudah oleh eksekutif,&#8221; ujarnya menyinggung pidato presiden menanggapi hasil paripurna DPR.</p>
<p>Menurut Danang, fungsi pengawasan akan lebih sempurna jika hasil pansus dibawa hingga ke Mahkamah Konstitusi. Sebelumnya, DPR harus memastikan bahwa hak menyatakan pendapat disetujui paripurna. &#8220;Dengan dibawa ke MK, kepastian hukum lebih tercapai, terutama terhadap pihak yang tertuduh bersalah,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Apa yang dikhawatirkan ICW ini bukan hal yang tak mungkin. Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Denny Indrayana pernah membeberkan bahwa ada parpol yang berusaha melobi Presiden Sby untuk barter kasus Century. Parpol tersebut, kata Denny, bersedia mengubah sikap di Century agar kasusnya tidak diungkit. Denny mengatakan ada saat upaya transaksi itu. Versi Denny, SBY mengatakan, &#8221;No deal.&#8221;</p>
<p>Secara terpisah, Partai Golkar membantah dugaan ICW terkait dengan potensi barter tersebut. Ketua DPP Partai Golkar Ade Komarudin menyatakan, Golkar tidak akan mengambil jalan yang salah setelah secara tegas memiliki pendapat berdasarkan data dan fakta dalam pansus. &#8220;Saya jamin, untuk Golkar tidak ada itu. Hal itu tidak akan terjadi. Pak Ical (Aburizal Bakrie, Red) dan Novanto tidak akan melakukan itu,&#8221; kata Ade.</p>
<p>Jaminan yang sama muncul dari PDIP. Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo menilai, posisi barter kasus tidak pernah sedikit pun terlintas dalam bayangan partainya. &#8220;PDIP tetap konsisten agar penegakan hukum tidak tebang pilih. Apa pun kasusnya, harus diusut dengan konsisten</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balikami.com/bale-bengong/09/03/2010/icw-mewaspadai-adanya-upaya-barter-politik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peradilan MA dinilai tutupi praktik hakim nakal Khresna Gutarto</title>
		<link>http://balikami.com/bale-bengong/05/03/2010/peradilan-ma-dinilai-tutupi-praktik-hakim-nakal-khresna-gutarto/</link>
		<comments>http://balikami.com/bale-bengong/05/03/2010/peradilan-ma-dinilai-tutupi-praktik-hakim-nakal-khresna-gutarto/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 12:06:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bale Bengong]]></category>
		<category><![CDATA[lbh bali]]></category>
		<category><![CDATA[MA]]></category>
		<category><![CDATA[pengadilan denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[praktik hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balikami.com/?p=639</guid>
		<description><![CDATA[Mahkamah Agung (MA) dinilai masih menutupi pemeriksaan hakim nakal yang diadukan oleh Komisi Yudisial (KY) dengan dalih teknis yudisial.
Indonesia Court Monitoring (ICM) menyesalkan sikap MA tersebut, yang belum mengabarkan kembali kepada KY mengenai pemeriksaan hakim yang direkomendasikan KY.
&#8220;Ketidaktaatan MA dapat dipandang publik bahwa MA masih menutup diri, belum akuntabel dan tidak aspiratif,&#8221; kata Direktur ICM, Tri Wahyu Kh, kepada primaironline.com di Jakarta, Senin (18/1).
Sikap MA itu, dinilai melawan semangat reformasi peradilan, yang menjadi harapan pencari keadilan, sekaligus prasyarat hukum demokratis. &#8220;Buat publik akan tetap sulit percaya MA menjadi garda terdepan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mahkamah Agung (MA) dinilai masih menutupi pemeriksaan hakim nakal yang diadukan oleh Komisi Yudisial (KY) dengan dalih teknis yudisial.</p>
<p>Indonesia Court Monitoring (ICM) menyesalkan sikap MA tersebut, yang belum mengabarkan kembali kepada KY mengenai pemeriksaan hakim yang direkomendasikan KY.</p>
<p>&#8220;Ketidaktaatan MA dapat dipandang publik bahwa MA masih menutup diri, belum akuntabel dan tidak aspiratif,&#8221; kata Direktur ICM, Tri Wahyu Kh, kepada primaironline.com di Jakarta, Senin (18/1).</p>
<p>Sikap MA itu, dinilai melawan semangat reformasi peradilan, yang menjadi harapan pencari keadilan, sekaligus prasyarat hukum demokratis. &#8220;Buat publik akan tetap sulit percaya MA menjadi garda terdepan reformasi peradilan bersih dan berwibawa sebagaimana substansi cetak biru reformasi pradilan MA,&#8221; kata dia.</p>
<p>Menurut dia, sebagai pengawas dan pengawal keluhuran martabat perilaku hakim, rekomendasi KY itu seharusnya dihormati oleh MA. &#8220;Mestinya sesama lembaga negara, apalagi KY mendapat mandat dari konstitusi, mestinya MA hormati penuh dan jalankan rekomendasi KY,&#8221; kata dia.</p>
<p>Oleh karena itu, agar polemik teknis yudisial tidak berkepanjangan, ia berpendapat, MA dan KY harus segera duduk bersama dalam membahas hal itu.</p>
<p>Sebelumnya, KY melansir Mahkamah Agung (MA) hingga kini belum mengabarkan mengenai 42 orang hakim nakal yang penanganannya diambil oleh MA karena kesalahannya hanya dianggap masalah teknis yudisial.</p>
<p>Kepala Biro Pengawasan Hakim Eddy Harry Susanto mengatakan dari proses pemeriksaan yang dilakukan oleh lembaganya sejak tahun 2005 hingga 2009, sebanyak 45 orang hakim telah diusulkan diberikan sanksi karena melanggar kode etik dan pedoman perilaku hakim.</p>
<p>Namun, hingga saat ini, yang berhasil diproses sampai ke Majelis Kehormatan Hakim (MKH) dan diberikan sanksi baru dua orang, lalu satu orang lagi baru rencana untuk diperiksa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balikami.com/bale-bengong/05/03/2010/peradilan-ma-dinilai-tutupi-praktik-hakim-nakal-khresna-gutarto/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>leak bali</title>
		<link>http://balikami.com/bale-bengong/22/02/2010/leak-bali/</link>
		<comments>http://balikami.com/bale-bengong/22/02/2010/leak-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 14:30:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Krama Bali Kami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bale Bengong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balikami.com/?p=563</guid>
		<description><![CDATA[aku mau melihat vidio leak bali
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>aku mau melihat vidio leak bali</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balikami.com/bale-bengong/22/02/2010/leak-bali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hingga 11 Februari Satgas Terima 268 Pengaduan Mafia Hukum</title>
		<link>http://balikami.com/bale-bengong/22/02/2010/hingga-11-februari-satgas-terima-268-pengaduan-mafia-hukum/</link>
		<comments>http://balikami.com/bale-bengong/22/02/2010/hingga-11-februari-satgas-terima-268-pengaduan-mafia-hukum/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 10:42:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bale Bengong]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[kasus penyalahgunaan wewenang]]></category>
		<category><![CDATA[pemalsuan]]></category>
		<category><![CDATA[pengaduan KKN]]></category>
		<category><![CDATA[penyuapan]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Susilo Bambang Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[satgas hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balikami.com/?p=605</guid>
		<description><![CDATA[Pengaduan praktek mafia hukum masih mengalir ke satuan tugas (satgas) pemberantasan mafia hukum. Hingga tanggal 11 Februari satgas bentukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu telah menerima 268 pengaduan praktik mafia di lingkungan lembaga penegak hukum dan dalam kasus tertentu.
Dari 268 pengaduan itu, satgas sudah mengkaji 224 pengaduan. Berdasarkan jenis kasus, pengaduan praktek mafia pada kasus sengketa tanah yang paling banyak. &#8220;Kasus praktek mafia di sengketa tanah mencapai 72 pengaduan,&#8221; ujar Sekretaris Satgas Denny Indrayana, Jumat (12/2).
Adapun praktek mafia dalam kasus korupsi mencapai 39 pengaduan. Sisanya adalah, praktek mafia hukum dalam ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengaduan praktek mafia hukum masih mengalir ke satuan tugas (satgas) pemberantasan mafia hukum. Hingga tanggal 11 Februari satgas bentukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu telah menerima 268 pengaduan praktik mafia di lingkungan lembaga penegak hukum dan dalam kasus tertentu.</p>
<p>Dari 268 pengaduan itu, satgas sudah mengkaji 224 pengaduan. Berdasarkan jenis kasus, pengaduan praktek mafia pada kasus sengketa tanah yang paling banyak. &#8220;Kasus praktek mafia di sengketa tanah mencapai 72 pengaduan,&#8221; ujar Sekretaris Satgas Denny Indrayana, Jumat (12/2).</p>
<p>Adapun praktek mafia dalam kasus korupsi mencapai 39 pengaduan. Sisanya adalah, praktek mafia hukum dalam kasus penyalahgunaan wewenang, pemalsuan, dan penyuapan.</p>
<p>Berdasarkan lembaga penegak hukum, praktek mafia di Mahkamah Agung dan lembaga peradilan masih menempati posisi pertama dengan 94 pengaduan. Kemudian, praktek mafia hukum di Kepolisian dan Kejaksaan masing-masing 65 dan 49 pengaduan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balikami.com/bale-bengong/22/02/2010/hingga-11-februari-satgas-terima-268-pengaduan-mafia-hukum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Efektivitas Satgas Mafia Hukum Diragukan</title>
		<link>http://balikami.com/bale-bengong/21/02/2010/efektivitas-satgas-mafia-hukum-diragukan/</link>
		<comments>http://balikami.com/bale-bengong/21/02/2010/efektivitas-satgas-mafia-hukum-diragukan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Feb 2010 04:39:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bale Bengong]]></category>
		<category><![CDATA[Advokat di Bali]]></category>
		<category><![CDATA[ikadin]]></category>
		<category><![CDATA[Ikadin Daerah Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Mafia Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Markus]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadilan Negeri Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[peradi]]></category>
		<category><![CDATA[Peradi Bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balikami.com/?p=595</guid>
		<description><![CDATA[DENPASAR (BaliKami)
Keberadaan Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum sulit diharapkan dapat bekerja efektif karena keterbatasan yang ada, serta tidak dilibatkannya pihak yang berkecimpung di bidang hukum seperti kalangan advokat.
&#8220;Saya pesimistis, satgas ini bisa bekerja efektif. Lihat saja, bagaimana penasehat Presiden di satu sisi, namun di sisi lain juga menjalankan fungsi operasional satgas. Ini sulit dipahami,&#8221; kata Ketua Ikatan Advokat Indonesia Otto Hasibuan SH di Denpasar, Bali, Jumat (22/1).
Ia mencontohkan, Denny Indrayana yang bertindak selaku sekretaris satgas, juga selaku anggota tim penasehat Presiden.
&#8220;Bagaimana bisa bekerja efektif jika seorang penasehat Presiden juga harus ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>DENPASAR (BaliKami)<br />
Keberadaan Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum sulit diharapkan dapat bekerja efektif karena keterbatasan yang ada, serta tidak dilibatkannya pihak yang berkecimpung di bidang hukum seperti kalangan advokat.</p>
<p>&#8220;Saya pesimistis, satgas ini bisa bekerja efektif. Lihat saja, bagaimana penasehat Presiden di satu sisi, namun di sisi lain juga menjalankan fungsi operasional satgas. Ini sulit dipahami,&#8221; kata Ketua Ikatan Advokat Indonesia Otto Hasibuan SH di Denpasar, Bali, Jumat (22/1).</p>
<p>Ia mencontohkan, Denny Indrayana yang bertindak selaku sekretaris satgas, juga selaku anggota tim penasehat Presiden.</p>
<p>&#8220;Bagaimana bisa bekerja efektif jika seorang penasehat Presiden juga harus melaksanakan tugas dan fungsi operasional lembaga, yang kadang harus bersinggungan dengan pemerintah,&#8221; katanya menjelaskan.</p>
<p>Otto Hasibuan menilai, dibentuknya satgas oleh Presiden menunjukkan bahwa Soesilo Bambang Yudhoyono tidak lagi percaya terhadap peran dan fungsi lembaga-lembaga penegak hukum yang ada.</p>
<p>Sejalan dengan itu, lanjut dia, juga akan semakin menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap kinerja para aparat penegak hukum yang meliputi kepolisian, kejaksaan dan pengadilan.</p>
<p>Melihat itu, Otto menilai keberadaan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum tidak akan dapat berjalan efektif seperti yang diharapkan banyak pihak.</p>
<p>&#8220;Untuk apa dibentuk satgas. Kalau ingin memberantas mafia peradilan, ya optimalkan saja fungsi aparatur penegakan hukum di Indonesia,&#8221; katanya di sela-sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ikadin di Hotel Grand Bali Beach, Sanur.</p>
<p>Ia mengaku sependapat bahwa keberadaan mafia peradilan harus diberantas hingga tuntas. Hanya saja, lanjut Otto, hal itu tidak cukup hanya mengandalkan kinerja satgas yang dibentuk oleh Presiden itu. &#8220;Apalagi masalah ini menyangkut peliknya penegakan hukum di Indonesia. Semestinya, pemberantasan mafia hukum juga harus melibatkan pihak yang mengerti liku-liku hukum,&#8221; ujarnya, menandaskan.</p>
<p>Mengingat itu, akan lebih baik jika dalam upaya pemberantasan mafia hukum dan peradilan ini juga melibatkan pihak-pihak yang memang mengerti seluk beluk hukum, kata Otto.</p>
<p>Menyinggung terminologi mafia atau makelar kasus (markus), Otto menjelaskan, pada dasarnya definisi markus adalah orang yang bukan berprofesi sebagai advokat, namun menjalankan fungsi seperti advokat. Karena itu, ujar dia, istilah markus lebih tepat diarahkan bukan kepada para advokat.</p>
<p>Hanya saja, dia mengakui, advokat juga bisa melakukan pelanggaran, yakni menyalahgunakan hukum. Namun, katanya, bila ada advokat yang melakukan pelanggaran, sudah ada mekanisme yang mengatur sanksi yang harus diterimanya.</p>
<p>Sejauh ini, kata Otto, terhadap berbagai pelanggaran yang dilakukan advokat dalam beracara, Ikadin telah menjatuhkan sanksi hingga berupa pemecatan menjadi seorang advokat. &#8220;Bahkan terhadap advokat senior seperti Todung Mulya Lubis pun, kami telah jatuhkan sanksi,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Berdasarkan data, tercatat sebanyak 120 pengaduan pelanggaran kode etik oleh advokat yang masuk ke Ikadin. &#8220;Kami sudah melakukan penindakan, mulai dari sanksi terberat hingga teguran sesuai ketentuan yang ada,&#8221; ungkapnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balikami.com/bale-bengong/21/02/2010/efektivitas-satgas-mafia-hukum-diragukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Photo tragedi WTC 11 September 2001 yang menelan lebih dari 3000 jiwa dipublikasikan</title>
		<link>http://balikami.com/bale-bengong/11/02/2010/photo-tragedi-wtc-11-september-2001-yang-menelan-lebih-dari-3000-jiwa-dipublikasikan/</link>
		<comments>http://balikami.com/bale-bengong/11/02/2010/photo-tragedi-wtc-11-september-2001-yang-menelan-lebih-dari-3000-jiwa-dipublikasikan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2010 15:00:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bale Bengong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://balikami.com/foto-bali-kami/11/02/2010/photo-tragedi-wtc-11-september-2001-yang-menelan-lebih-dari-3000-jiwa-dipublikasikan/</guid>
		<description><![CDATA[Apakah mungkin gedung yang disangga baja itu meleleh hanya karena api? Mengapa jet-jet tempur AS tidak mengudara? Siapa sesungguhnya dalang di balik Tragedi 11 September? Apa kepentingan Washington dan Pentagon? Apa kaitannya dengan kepentingan energi di beberapa dekade mendatang. Bagaimana nasib dunia Islam? Mengapa Pakistan tidak memihak Taliban, tetapi AS?
berbagai pertanyaan muncul tragedi yang terjadi pada tanggal 11 september 2001.Afghanistan dan Irak dirudal atas nama perang melawan terorisme. Sedangkan kita tahu, Pemerintah Taliban sampai detik-detik terakhir tembakan salvo mesin perang Amerika tetap bersikukuh tidak tahu-menahu soal Tragedi WTC.Rezim Saddam Hussain ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah mungkin gedung yang disangga baja itu meleleh hanya karena api? Mengapa jet-jet tempur AS tidak mengudara? Siapa sesungguhnya dalang di balik Tragedi 11 September? Apa kepentingan Washington dan Pentagon? Apa kaitannya dengan kepentingan energi di beberapa dekade mendatang. Bagaimana nasib dunia Islam? Mengapa Pakistan tidak memihak Taliban, tetapi AS?<br />
berbagai pertanyaan muncul tragedi yang terjadi pada tanggal 11 september 2001.Afghanistan dan Irak dirudal atas nama perang melawan terorisme. Sedangkan kita tahu, Pemerintah Taliban sampai detik-detik terakhir tembakan salvo mesin perang Amerika tetap bersikukuh tidak tahu-menahu soal Tragedi WTC.Rezim Saddam Hussain pun tidak memiliki senjata pemusnah massal seperti dituduhkan Washington.</p>
<p>Bahkan, Kepala Tim Inspeksi Senjata Nuklir Mayjen Keith Dayton yang dikirim oleh Pentagon dengan 1.400 pakar nuklir juga tak menemukan secuil molukel atom di Irak. Jadi, gempuran ke Kabul dan Baghdad menyisakan misteri tersendiri. Hal ini sama misterinya dengan Peristiwa 11 September 2001 itu sendiri. Ada sejumlah pertanyaan yang sangat layak diajukan: benarkah Gedung WTC di New York hancur akibat hantaman pesawat?</p>
<p>Jika selama ini opini dunia seolah digiring oleh pemerintahan Bush untuk meyakini Tragedi WTC didalangi oleh Osama, maka ada sisi lain yang tentu pantas untuk disimak. Ini setidaknya pendapat banyak kalangan, mengapa misteri Tragedi 11 September perlu kembali diperbincangkan? Ada empat hal penting yang mendasarinya.</p>
<p>Pertama, Prof Dr Morgan Reymonds (guru besar pada Texas University, USA) menyatakan ”Belum ada bangunan…baja…ambruk hanya… oleh kobaran api”.Kedua, Michael Meacher (mantan Menteri Lingkungan Inggris, 1997 – 2003) berpendapat ”…perang melawan terorisme… dijadikan…tabir kebohongan guna mencapai tujuan-tujuan strategis geopolitik AS”.Ketiga,Prof Dr Steven E Jones (guru besar fisika pada Birgham Young University, USA) membeberkan hasil risetnya ”…bahan-bahan peledak telah diletakkan…di bangunan WTC”.</p>
<p>Profesor Steven E. Jones dari Brigham Young University, Utah, yang melakukan penelitian dari sudut teori fisika mengatakan bahwa kehancuran dahsyat seperti yang dialami Twin Tower serta gedung WTC 7 hanya mungkin terjadi karena bom-bom yang sudah dipasang pada bangunan-bangunan tersebut.</p>
<p>Dalam kertas kerjanya berjudul “Why Indeed Did the WTC Buildings Collapse?” dan dipublikasikan harian Deseret Morning News yang terbit di Salt Lake City dalam situsnya awal November lalu, Ilmuwan dari Departerment of Physic and Astronomy, Brigham Young University itu menguraikan secara ilmiah penyebab sesungguhnya dari kehancuran tersebut.Teori fisika Jones tersebut tentunya sangat bertentangan dengan hasil penelitian FEMA, NIST dan 9-11 Commision bahwa penyebab utama keruntuhan gedung-gedung tersebut adalah api akibat terjangan pesawat dengan bahan bakar penuh.</p>
<p>Pihak Brigham Young University sendiri sebelumnya mengatakan bahwa isi dari kertas kerja tersebut sepenuhnya tanggung jawab penulis, bukan sebagai pandangan pihak universitas.Detik-detik keruntuhan Menara Kembar WTC, dan juga gedung WTC 7 didekatnya, disaksikan jutaan pasang mata baik secara langsung maupun melalui siaran “live” televisi di seluruh dunia.</p>
<p>Empat tahun telah berlalu dan berbagai peristiwa penting pun terjadi terkait dengan tragedi “September hitam” tersebut, di antaranya berupa perubahan kebijakan politik luar negeri AS dan serangan terhadap Afghanistan.</p>
<p>Namun Osama Bin Laden yang diyakini sebagai dalang utama serangan 11 September dan aksi terorisme lainnya di dunia, hingga kini belum dapat ditangkap.Dalam paper yang juga dipublikasikan pada pertengahan November lalu oleh situs harian Deseret Morning News yang terbit di Salt Lake City, Jones satu persatu mencoba memberi keyakinan bahwa tidak mungkin hanya api yang memporakporandakan gedung berkonstruksi baja tersebut.</p>
<p>Menurut teori Prof Jones, simetrikal dan cepatnya keruntuhan gedung-gedung tersebut membuktikan bawa penjelasan resmi FEMA, NIST dan 9-11 Commission yang kini sudah menjadi pegangan publik pada umumnya adalah salah.</p>
<p>“Fakta sebenarnya, tampaknya ada bahan peledak yang sudah ditempatkan sebelumnya pada tiga gedung di Ground Zero itu,” ujar ilmuwan yang mengambil spesialisasi metal-catalysed fussion, archaeometeri dan solar enegy tersebut.</p>
<p>Sebelum dan sesudah peristiwa WTC belum pernah ada gedung berkerangka baja yang hancur total karena kebakaran. Namun bahan peledak dapat dengan efektif memotong tiang-tiang baja,” katanya.Gedung WTC 7, yang tidak ditabrak pesawat, runtuh pada petang hari 11 September 2001 dalam 6,6 detik atau hanya 0,6 detik lebih lama dari perjalanan jatuhnya sebuah benda dari puncak gedung 47 lantai itu ke tanah.Dengan demikian muncul hipotesa penghancuran lewat ledakan, termasuk pada bagian bawah dan tiang-tiang baja penyangga, sehingga jatuhnya mendekati kecepatan benda jatuh bebas.</p>
<p>Argumentasi lainnya, untuk menguapkan struktur baja penyangga diperlukan api dengan temperatur mendekati 5.000 derajat Fahrenheit, sementara barang-barang kantor dan minyak disel yang terbakar tidak bisa mencapai suhu sepanas itu.Lelehan logam yang ditemukan direruntuhan WTC bisa sebagai akibat suatu reaksi suhu tinggi dari bahan ledakan yang biasa digunakan seperti thermite. Gedung yang jatuh bukan oleh ledakan tidak cukup punya energi langsung untuk mengakibatkan lelehan metal dalam jumlah besar.</p>
<p>Api yang disebabkan oleh bahan bakar jet dari pesawat tersebut paling lama hanya beberapa menit, dan selanjutnya api dari materi kantor akan membakar kemana-mana dalam 20 menit. Meskipun memakai dasar-dasar ilmu alam, pandangan Jones memang merupakan hal yang sangat sensitif, karena bisa berpengaruh pada hal-hal lainnya di balik tragedi yang menewaskan ribuan jiwa tersebut.</p>
<p>Pendapat Jones yang kontroversial ini juga menarik perhatian jaringan televisi MSNBC yang 16 November lalu mengundangnya untuk menjadi pembicara dalam suatu wawancara yang dipandu Tucker Carlson.Wawancara dalam program “The Situation” MSNBC itu sendiri hanya berlangsung enam menit sehingga tidak banyak waktu untuk Jones menjelaskan lebih jauh mengenai teorinya.Carlson mengaku bahwa ia banyak mendapat respon dari pemirsa mengenai acara tersebut, yang umumnya memuji atas keberaniannya menghadirkan Jones dalam program itu.Ada juga pemirsa melalui e-mail yang memprotes karena sempitnya waktu yang disediakan untuk Jones menjelaskan soal konspirasi, katanya.</p>
<p>Menurut Deseret Morning News, Jones juga akan mempublikasikan teorinya itu dalam bentuk buku berjudul “The Hidden History of Terakhir, Osama bin Laden (tersangka dalang Tragedi 11 September) menegaskan ”Saya telah katakan… saya tidak terlibat dalam… 11 September”.</p>
<p>Karenanya, menjadi penting upaya untuk menyingkap misteri Tragedi WTC meskipun telah lama berlalu. Dari keempat hal penting di atas, dapat disimpulkan perang melawan terorisme yang diprakarsai pemerintahan Bush perlu dikaji ulang, termasuk berupaya mengungkap pelaku peledakan Menara Kembar WTC yang sesungguhnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://balikami.com/bale-bengong/11/02/2010/photo-tragedi-wtc-11-september-2001-yang-menelan-lebih-dari-3000-jiwa-dipublikasikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
