balikami-Bentrok Kedua Adat Desa Kemoning-Budaga, di Kecamatan Semapura, Klungkung Bali, diantaranya satu kompi brimobda Bali, satu Kompi Sipur, Polda Bali dan Polres setempat, sedang berjaga-jaga, Warga masing-masing beraktivitas secara normal, hari kemarin (20/9), tak Hanya Mobil atau Kendaraan yang berlalu lalang, juga pejalan kaki, minimart dan toko/warung sekitar juga buka seperti biasanya, Bahkan, siswa dari Kemoning yang bersekolah di SMA yang wilayahnya berada dekat dengan Budaga, juga masuk seperti biasa.
Beberapa warga Kemoning mengakui masih ada warga, terutama yang usia lanjut, shock atau trauma atas bentrok berdarah yang mengakibatkan satu orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Tetapi umumnya sudah normal. Kami beraktivitas seperti biasa, ujar warga Kemoning, Wayan Joniarsa.
Hal sama terlihat di wilayah Budaga. Memang, sehari pascabentrok, suasana di desa ini tampak lengang. Namun, tiga hari pascabentrok, warga Budaga sudah beraktivitas melalui wilayah Kemoning. Terutama mereka yang pergi ke Pasar Galiran.
Baik Kemoning maupun Budaga, sangat berharap persoalannya segera terselesaikan, sehingga kedua pihak bisa kembali berdampingan. Apalagi, tak jarang warga Budaga yang memiliki saudara atau menikah di Kemoning. Begitu pun sebaliknya, bendesa Adat Kemoning dan Bendesa Adat Budaga masih enggan berkomentar berkaitan dengan langkah ke depan yang mesti dilakukan. Kami terus berupaya agar kondisinya tetap kondusif, kata keduanya yang ditemui secara terpisah.