Pagi tadi tanggal 19/04/2010 bertempat di ruang rapat pimpinan di Mapolda Bali dalam pertemuan Hearing Gerakan Ibu Peduli dengan Kapolda Bali Irjen Sutisna.Dalam hearing tersebut beberapa beberapa agenda yang berjalan dengan menyerahkan Surat Pernyataan , tanda tangan yang dibacakan oleh ibu ipunk dari Bali Sruti dan beberapa pandangan serta pertanyaan yang dilontarkan oleh kelompok Ibu Peduli.
Kapolda Bali Irjen Sutisna, meminta semua pihak untuk ikut berpartisipasi. “Kalau ibu-ibu prihatin, saya lebih prihatin lagi,jangan dikira saya hanya memerintah, saya ikut turun langsung,” ungkapnya.
Dalam progres kerja pihak Kepolisian dalam kasus ini, serta jaminan keselamatan bagi warga termasuk anak-anak.
Kasus penculikan dan pemerkosaan yang terjadi di Denpasar, Bali terus ditelusuri polisi. Polisi kini sudah mendapat informasi dua orang yang wajahnya mirip dengan sketsa pelaku pencabulan yang disebar.
Kapoltabes Denpasar, Komisaris Besar Gede Alit Widana, mengaku sudah mendapatkan dua informasi penting yang masih dirahasiakan.
Untuk mengejar dua orang yang diduga pelaku ini, Poltabes Denpasar mengerahkan anggota khusus sebanyak 350 personel yang dipimpin langsung Kapoltabes.
“Petugas siang malam sudah kita instruksikan untuk mengumpulkan semua informasi sekecil apapun,” ungkapnya.
Terkait dengan nomer polisi kendaraan yang digunakan pelaku, petugas juga sudah mengidentifikasinya.
“Dari nopol yang sudah dicocokkan dengan petugas samsat, ada 50 alamat yang sama,” katanya.
Saat ini polisi masih menelusuri alamat-alamat itu, dari sekian banyak alamat yang tercantum.
