Monday, Nov. 20, 2017

I Made Terip, tokoh bali yang mendunia

Written By:

|

October 3, 2017

|

Posted In:

I Made Terip, tokoh bali yang mendunia

I Made Terip
seniman desa munduk

I Made Terip, seorang seniman yang mahir dalam gambelan dan sosoknya kini telah mendunia. Dia dikenal sebagai musisi komponis musik tradisional Bali dan selalu aktif dalam pentas di berbagai negara. Sosoknya pernah pernah menjadi dosen tamu di beberapa kampus di negara-negara Eropa, Amerika Serikat, dan Jepang. Dia juga memiliki keahlian dalam membuat musik tradisional Bali, termasuk alat musik rindik dan jegog. Musik yang dihasilkannya sudah menjadi koleksi di museum-museum yang berada di Swiss, Austria dan Jepang.

I Made Terip berasal dari Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali. Dari kecil dia sudah mengasah kemampuannya dengan mengikuti kegiatan dan masuk kedalam kelompok gamelan tari joged, dan seni tari khas Desa Munduk. Sejak lahir dia memang memiliki darah seniman terbukti dengan buyut, kakek, hingga ayahnya yang merupakan seorang seniman tradisional Bali.

Bakatnya diasah melalui berlatih dan melakukan interaksi dengan lingkungan sekitar serta melakukan doa. Saat duduk di kelas III sekolah dasar, dia sudah dipercaya untuk mengajar gamelan dan tari.

I Made Terip juga memiliki sahabat yang memiliki bakat seni yang bernama I Made Pasek Tempo, yang berasal dari Gianyar. Mereka tampil dalam sebuah pergelaran kesenian untuk misi kebudayaan Bali di Italia di tahun 1981.  Pada tahun 1984, Terip melakukan perjalanan keliling kawasan Asia. Dengan melakukan perjalanan itu membuat namanya menjadi terkenal di dunia Internasional. Di tahun 1989, banyak seniman yang berasal dari mancanegara berdatangan ke Desa Munduk untuk menemuinya.

I Made Terip membentuk grup kesenian yang bernama Sanggra Tri Pitaka. Grup ini sudah pernah tampil di Prancis dan Belanda dan pernah menjuarai festival gong kebyar di Denpasar di tahun 2010. Terip melatih kelompok gamelan gong kebyar untuk perempuan yang berada di Desa Gobleg dan Desa Mayong, Buleleng. Sebagai tokoh seni, Ia menerima beberapa penghargaan yaitu, Dharma Kusuma dari Pemerintah Provinsi Bali di tahun 2006, sebelumnya dia juga menerima penghargaan Wija Kusuma dari Pemerintah Kabupaten Buleleng di tahun 2005.

Sumber:

1001indonesia.net/made-terip-guru-gamelan-untuk-semua-bangsa/

travel.kompas.com/read/2016/12/11/201900327/i.made.terip.guru.gamelan.untuk.semua.bangsa

Share This Article

Related News

Ni Ketut Arini, Kesetiaan terhadap Tarian Bali
Musisi Bali, Agus Teja Sentosa, S.Sn
Seorang Bidan Asal Bali Sukses Jadi Developer Android

About Author

milasari

Leave A Reply

Leave a Reply