Sunday, Nov. 19, 2017

Ketahuilah Fakta dan Mitos Seputar Gunung Agung

Written By:

|

September 26, 2017

|

Posted In:

Ketahuilah Fakta dan Mitos Seputar Gunung Agung

Saat ini Gunung Agung yang tak lain merupakan gunung tertinggi di Bali dikabarkan sudah ber-status ‘Awas’. Para penduduk di sekitaran Gunung Agung pun sudah mengungsi untuk menyelamatkan diri. Gunung Agung terakhir meletus pada tahun 1963, letusan di tahun itu telah memakan ribuan korban jiwa. Gunung Agung juga dikenal memiliki banyak misteri, mulai dari banyaknya mitos-mitos masyarakat yang terkenal dan juga fakta-fakta menarik yang tersembunyi dari Gunung Agung. Ingin tahu apa saja? Yuk simak dibawah ini!

FAKTA

1. Jika anda mengunjungi Pura Besakih yang tepat berada di kaki Gunung Agung, maka Gunung tertinggi di Bali ini akan terlihat seperti gunung yang runcing. Tetapi, jika anda mendaki maka bentuk gunung ini adalah memanjang dan berakhir pada kawah yang melingkar dan lebar.

2. Semuanya pasti sudah mengetahui sejak kapan Gunung Agung meletus terakhir kalinya, yaitu pada tahun 1963. Dan tahukah anda, letusan Gunung Agung saat itu merupakan salah satu letusan gunung terbesar di abad ke-20. Gunung Agung juga merupakan gunung kelima tertinggi di Indonesia yang berstatus aktif.

3. Saat letusan pertama Gunung Agung pada tahun 1963, Pura Besakih hanya mengalami kerusakan kecil.

4. Di Besakih dikenal adanya Upacara Eka Dasa Rudra. Nah, saat itu Upacara Eka Dasa Rudra digelar semasa letusan berlangsung. Ada sekitar sepuluh ribu orang yang menghadiri upacara tersebut.

MITOS

1. Kabarnya Gunung Agung dipercaya menjadi tempat bersemayamnya Bhatara Mahadewa atau Hyang Tolangkir dalam kepercayaan Hindu.

2. Gunung Agung juga diyakini sebagai replika dari Gunung Semeru yang dibelah oleh Dewa Pasupati

3. Karena memiliki nilai spiritual yang tinggi, Gunung Agung dipercaya menjadi tulang punggung Pulau Bali dan rumah utama Pura Besakih.

4. Terdapat sumber mata air selama pendakian dari Pura Besakih ke Gunung Agung yang dianggap suci oleh masyarakat setempat. Tidak boleh sembarangan orang yang mengambilnya. Jika ada yang mau mengambil harus bersembahyang terlebih dahulu.

5. Masyarakat Hindu Bali meyakini bahwa Gunung Agung merupakan gunung keramat yang harus dijaga. Oleh karena itu, para pendaki yang ingin pergi ke puncak gunung harus ditemani oleh pemandu wisata. Dikarenakan, jika terjadi kejadian buruk semisal kematian di Gunung Agung, maka masyarakat harus mengadakan upacara penyucian gunung.

Itulah macam-macam mitos dan fakta seputar Gunung Agung. Sebagai manusia, kita harus selalu menjaga alam agar tidak terjadi sesuatu yang buruk. Ingatkan juga agar selalu berdoa dan mentaati peraturan agama agar selalu berada dalam lindungan Tuhan.

Source: www.villa-bali.com

Share This Article

Related News

Kawasan Wisata Besakih Kembali Dibuka
Memasuki Hari Raya Galungan, Pertamina Tambah Pasokan LPG di Bali
Terminal Mengwi Badung Dioptimalkan

About Author

yuni

Leave A Reply

Leave a Reply