Tag: bali terkini

Kompor Gas Hanguskan Ruko dan Rumah


Sebuah Ruko dan sebuah Rumah Milik AA GEDE SARJANA di Jl. Raya Padonan, Banjar kulibul kangin Kuta utara, Badung, BALI, sabtu siang (14/04/2012), terbakar habis perabotan Rumah tangga, akibat Ledakan Kompor Gas.

Saat ditinggal, api kompor masih menyala dan meledak, ujar I Wayan Astawa, pegawai Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung.

Akibat ledakan yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 14.00 itu, api menyebar dengan cepat dan menghanguskan sebagian besar perabot di rumah korban. Ruko milik korban yang berada di depan rumah juga ikut terbakar. Tak lama kemudian, Dinas Pemadam Kebakaran Badung datang dengan mengerahkan lima mobil pemadam.

Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara setelah api di padamkan.

Polda Bali Belum Melunasi Tunggakan Tagihan Listrik


Kombes Hariadi menjelaskan,Tunggakan rekening listrik Polda Bali senilai Rp 1,4 miliar Tunggakan itu sejak setahun belakangan (2011). Ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Drs. Hariadi, Ia mengatakan, penyelesaian pembayaran rekening listrik di kantor dinas milik pemerintah dibayarkan berdasarkan tagihan dari daftar isian penggunaan anggaran. jika tagihan melampaui alokasi DIPA, secara prosedur diusulkan kekurangannya ke Mabes Polri. Memang ada sejumlah tunggakan rekening listrik pada 2011. Tetapi, itu masih diusulkan ke Mabes Polri, katanya, Rabu (4/1) kemarin. Perwira melati tiga di pundak ini menerangkan, pembayaran tunggakan masih dalam proses. Meski demikian, pelayanan publik harus tetap berjalan seperti biasanya, ucapnya.

Read more →

Mengantisipasi Lonjakan Arus Balik Ke Bali

BALIKAMI.COM - Sebanyak 30 Armada kapal sudah disiapkan dan beroperasi selama 24jam dengan 9 kapal jenis LCT untuk mengangkut barang dan 21 kapal lainnya untuk mengangkut penumpang menjelang arus balik untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, ujar Supriyanto (kepala cabang pelabuhan ASDP Ketapang).

Puncak arus balik hari raya Idul Fitri 1432 Hijriah akan terjadi pada h+4 Minggu (4/9) dengan jumlah kendaraan diprediksi mencapai 30 ribu kendaraan roda 2 dan 10 ribu kendaraan roda empat adapun diantaranya menggunakan jasa sewa mobil murah menuju ke bali. Brigjen Pol Edi Sumantri Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Jawa Timur, mengatakan Saya ingin memantau langsung penyeberangan Ketapang – Gilimanuk selama arus balik Lebaran 2011.

PT.Indonesia Ferry Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ketapang harus menyiapkan sarana dan prasarana penyeberangan dengan baik untuk menunjang kelancaran arus balik Lebaran 2011 terutama yang menggunakan sewa mobil murah bali , Persiapan penyeberangan di Pelabuhan Ketapang sudah cukup bagus, sehingga diharapkan bisa memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan harapan masyarakat, ujarnya. Pihak ASDP Ketapang, lanjutnya, sudah menyiapkan tenda khusus kendaraan roda dua agar penumpang tidak kepanasan selama mengantre di pelabuhan setempat. Saya melihat sudah ada pos penunjang yang dibutuhkan pemudik seperti posko kesehatan, sehingga kesiapannya menyambut arus balik di sini sudah cukup bagus.

Penertiban Vila Mendapat Dukungan dari Aktivis dan Mahasiswa Bali

Penertiban Vila di Bali

Denpasar - Polemik hotel dan vila yang melanggar kesucian pura di Bali terus bergulir. Aktivis dan mahasiswa berunjuk rasa menolak revisi Perda Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Bali tentang kawasan suci pura. Mereka meminta vila-vila ditertibkan.

Aksi ini digelar oleh sejumlah aktivis dan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Peduli Gumi Bali di DPRD Bali, Jl Dr Kusuma Atmadja, Denpasar, Selasa (22/2/2011). Aktivis dan mahasiswa terdiri dari, BEM Universitas Udayana, KMHDI, Front Demokrasi Perjuangan Rakyat, Walhi.

Dalam aksinya mereka membawa poster yang menentang revisi Perda RTRW Bali. Poster tersebut, diantaranya “Tegakkan Bhisama Secara Penuh”, “Tolak revisi Perda RTRW”, “Wujudkan Moratoriun Bali Selatan”, dan “Jangan Jual Baliku”.

Revisi Perda RTRW diminta oleh para bupati/walikota se-Bali. Bupati/walikota juga menolak menertibkan vila yang melanggar kesucian pura. Sikap tersebut ini berseberangan dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang memerintahkan para bupati/walikota menertibkan vila dan restoran yang melanggar kawasan suci pura, diantaranya Pura Uluwatu.

“Investor merusak lingkungan. Kita tidak ingin lingkungan Bali yang asri dirusak oleh investor. Tidak boleh ada revisi RTRW Bali. Investor asing telah merugikan masyarakat,” kata seorang aktivis BEM Unud Aji Prakoso dalam orasinya.

Demonstran juga mendesak para investor untuk menjaga kelestarian lingkungan. “Peduli Bali atau investor keluar dari Bali,” kata seorang aktivis KMHDI.

Dalam pernyataan sikapnya, mereka menilai revisi Perda RTRW bukan solusi yang tepat untuk menjamin terciptanya kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan alam dan budaya Bali.

source: detiknews