Tag: kasus

Tiga Kabupaten vaksinasi Rabies

Denpasar – tiga kabupaten yakni Bangli, Klungkung dan Jembrana. Dari dua tahapan pelaksanaan vaksinasi massal, sekitar 158 ribu ekor anjing dari jumlah populasi 407 ribu lebih telah dieliminasi dan sisanya mendapatkan vaksin.

”Bila vaksinasi ini tidak dilaksanakan secara rutin, potensi kasus penyebaran akan terjadi lagi. Setiap tahun terjadi kelahiran anjing baru sekitar 22 sampai 30 persen, artinya bila ada satu ekor anjing tercecer positif rabies akan berdampak luas terhadap kasus rabies,” ujar Wayan Mardiana, Kabid Kesehatan Hewan dan Kesmanvet Disnak Bali seizin Kepala Dinas Peternakan, Senin (30/5) kemarin.

Menurutnya, vaksinasi merupakan kegiatan utama yang mutlak dilaksanakan untuk memutus siklus virus rabies, sedangkan eliminasi hanyalah program pendukung. Diharapkan akhir Desember 2011 sudah tidak ada lagi kasus rabies untuk menuju Bali bebas rabies 2012.

Terkait penegakan Perda No. 15 Tahun 2009 tentang Penanggulangan Rabies, di mana mengisyaratkan anjing liar dan anjing milik masyarakat yang diliarkan wajib dieliminasi, Mardiana mengatakan, program pengandangan di masing-masing desa baru bisa mulai direalisasikan Juni mendatang. Saat ini, kata dia, baru tersedia 67 kandang yang nantinya akan didistribusikan ke masing-masing desa. Kandang ini nantinya berfungsi sebagai penampungan sementara anjing liar dan anjing masyarakat yang diliarkan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bali sejak November 2008 hingga saat ini tercatat sekitar 128 orang telah meninggal di Bali setelah tergigit anjing.

Sumber Balipos.com

Pelayanan VoA Di Bandara Krodit

Denpasar (BaliKami)
Ketua Bali Tourism Board (BTB) Ida Bagus Ngurah Wijaya mengeluhkan layanan di bandara. Sebagai pelaku industri pariwisata, ia sering mendapat komplin oleh pihak asing atau tamu yang datang ke Bali . ” Para stakeholder BTB juga banyak mengeluh karena tamu mereka banyak komplin mengenai Persoalan porter serta visa on arrival (VoA) adalah persoalan yang dihadapi bandara. ,” ungkapnya.

Menurutnya, bandara memegang peran penting dalam pembentukan image bagi Bali . “Kita tidak bisa selamanya seperti ini, harus ada terobosan dari pemerintah,”.Disebutkan, antrean di loket VoA sangat krodit dan hal tersebut selalu terjadi. Wisatawan datang ke Bali ingin menikmati keindahan Pulau Bali.

Namun apa yang mereka dapatkan begitu masuk Bali sungguh di luar perkiraan pelayanan yang mereka harapkan tidak sesuai keingginan tamu. “Mereka harus antre berjam-jam hanya untuk mengurus VoA,” katanya.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyoroti sejumlah layanan di Bandara Ngurah Rai, dan telah memvideokan krodit ini dan mengirimkannya kepada Presiden.”Saya sudah memvideokan persoalan yang ada di Bandara Ngurah Rai, mulai dari layanan porter, hingga layanan VoA. Suasana bandara seperti pasar Sukawati,” ujar Mangku, Minggu (14/2) lalu, dalam pertemuan dengan sejumlah pimpinan media.

Suasana krodit yang sering terjadi di bandara dikirim ke sejumlah pihak. Awalnya ada tanggapan dari pemerintah pusat namun setelah seminggu apa yang dilakukan menguap begitu saja.

Pernyataan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik dan Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar saat inspeksi ke bandara ternyata belum terealisasi.

Kedua menteri tersebut segera melakukan perbaikan, namun hasilnya sampai sekarang belum ada. Kekroditan tetap saja terjadi tanpa solusi.

Kasus penggelapan di loket Imigrasi terhadap penerimaan VoA yang terungkap beberapa waktu lalu adalah bukti kacaunya pengawasan di Imigrasi. Bukan itu saja, sejumlah peralatan layanan VoA sebagian juga tidak berfungsi dengan semestinya sehingga mengganggu layanan VoA.

LBH BALI bentuk POSKO PEMANTAUAN PERADILAN PROVINSI BALI

Pada tahun 1993 berdiri Pos LBH Bali yang pendirinya antara lain ; Ngurah Karyadi, Made Sujana, Made Pradnya Karyawan, Arya, Bob, Gede Widiatmika dan Gusti Puriartha. Pos LBH Bali ini dikoordinatori oleh I Gede Widiatmika, yang beralamat di Jl. Komodo Gang II No. 1 Denpasar. Pada saat berdirinya Pos LBH Bali ini diresmikan oleh Adnan Buyung Nasution dan Hendardi di Hotel Puri Kedaton Bali
Pada tahun 1994 turun SK YLBHI bahwa pos LBH Bali berubah menjadi Project Base dan sempat pindah kantor ke Jl. Tukad Yeh Aya Gang IXA No. 12 Denpasar dengan Koordinator Made Sujana.
Pada tahun 1995 Pos Project base LBH Bali pindah ke Jl. Tjok Agung Tresna No. 49 Denpasar dan coordinatornya digantikan oleh Ngurah Karyadi, kemudian Ngurah Karyadi digantikan oleh Sony Qodri sampai tahun 1999.
Tanggal 25 Oktober 1999 Project base LBH Bali resmi menjadi kantor cabang dari YLBHI dan I Gede Widiatmika diangkat sebagai Direktur YLBHI-LBH Bali,kemudian pada tahun 2010 LBH BALI berkantor di Jln. Plawa no.57  telah diangkat Direktur Baru yaitu Ni Luh Gede Yastini, SH.

Tahun 2004 ini LBH Bali memfocuskan diri pada PROGRAM BANTUAN HUKUM UNTUK MASYARAKAT MARGINAL dan program kerja ini akan dilaksanakan dan membentuk POSKO PEMANTAUAN PERADILAN PROVINSI BALI dengan ikut bergabung melalui www.facebook.com ATAU info bisa dilihat pada www.bali.lbh.or.id

info :

www.bali.lbh.or.id

jalan Plawa No. 57 denpasar

tlp. (0361) 223010

BCA Gempar Uang Nasabah di Bali Hilang Misterius

Denpasar  – Siapa yang tak pusing jika uang yang kita simpan tiba-tiba berkurang tanpa melakukan transaksi sebelumnya. Inilah yang benar-benar terjadi pada Para nasabah Bank Central Asia (BCA) di Kuta, Bali, sangat meresahkan bahkan menjadi kesal. Uang di rekening mereka berkurang tanpa melakukan transaksi sebelumnya. Polisi setempat pun tengah menyelidiki kasus yang tenggah terjadi ini.

Hilangnya uang tersebut diketahui saat nasabah tersebut akan bertransaksi di BCA Kuta. Kapolsek Kuta AKP Dody Prawira Negara melalui telepon Selasa membenarkan telah terjadi kasus hilangnya uang nasabah secara misterius (19/1/2010) beliau mengatakan awalnya hanya 1-3 nasabah BCA Kuta melapor ke Polsek Kuta. Kemudian berselang beberapa hari laporan menjadi bertambah lagi hingga total ada 10 orang nasabah BCA yang kehilangan uang tanpa proses transaksi. Selain di Kuta, kasus serupa juga menimpa nasabah BCA di Denpasar.

Jumlah uang nasabah yang lenyap diperkirakan mencapai puluhan juta. Uang nasabah yang lenyap antara Rp 1 juta hingga Rp 5 juta. Lenyapnya uang nasabah diduga terjadi secara bersamaan , hanya dalam rentang waktu antara 16-19 Januari 2010.

Polisi kini tengah menyelidiki kasus lenyapnya uang yang meresahkan para nasabah BCA. Pihak BCA pun belum memberikan konfirmasi terkait pengaduan nasabahnya. Saat ini penyelidikan yang dibantu oleh cyber crime Polda Bali sedang bekerja untuk menggusut tuntas dalang pelaku kejahatan di dunia maya,” ujar Dody.

sumber : www.detikinet.com

Seminar Kekerasan terhadap pers

Disampaikan pada seminar Kekerasan Terhadap Pers yang diselenggarakan oleh Korda Bali PWI Reformasi di Inna Bali Hotel, Denpasar 17 januari 2010. Acara ini dihadiri 50 peserta yang terdiri dari Humas Pemprov/Pemkab kota Se-Bali, Humas Polda Bali, Humas Polres Se-Bali, Pangdam IX/Udayana , Kejari Sebali, Humas PN-Sebali, Jejati Se-Bali, Humas Pengadilan Tinggi Denpasar, Organisasi Advokat, Organisasi Wartawan, Pemimpin Redaksi media cetak, Elektronik se-bali, dan juga LSM.

Dalam kegiatan tersebut Kabid Humas Polda Bali AKBP Drs I Gede Sugianyar hadir sebagai Narasumber menyampaikan Pers dalam menjalankan tugas dan fungsinya agar bekerja pada kode etik jurnalistik yang telah diatur dalam UU pers.

Hadir Pula Bapak J. Robert Khuana , ketua DPC Peradi Denpasar, bahwa Pers sendiri  mempunyai fungsi dan peran yang sangat strategis. Hal ini diatur dalam Pasal 33 UU No. 40 tahun 1999 yang menentukan bahwa fungsi pers ialah sebagai media informasi,pendidikan,hiburan, dan kontrol sosial.Oleh karena itu ada anggapan bahwa pers lebih suka memberitahukan hal-hal yang salah daripada yang benar. Pandangan seperti itu sesungguhnya melihat peran dan fungsi pers tidak secara komprehensif, melainkan parsial atau ketinggalan zaman.Rahman Sabon Nama Ketua Korda Bali PWI-reformasi, wartawan sebagai kepanjangan tangan rakyat memainkan peranan yang sangat Vital untuk mengontrol jalannya Pemerintahan.

Dalam acara ini hadir seorang wartawan yang mengalami kekerasan berasal dari KOta Medan. Akibat memberitakan kasus korupsi dana MTQ di Tanjung Balai, wartawan Imbang Tua Siregar harus mengalami penganiayaan dengan siraman air keras di wajah dan tubuhnya.

Hadir juga Istri dari Almarhum Anak Agung Prabangsa, wartawan naas itu, ditemukan seorang nelayan di pantai dalam kondisi yang mengenaskan. Diperkirakan mayatnya sudah mengapung selama empat hari dengan delapan patah tulang dan tempurung kepala yang pecah. Kasus ini sekarang sedang bergulir di pengadilan, dengan tersangka I Nyoman Susrama, anggoda DPRD TK II Bangli, yang juga adik dari bupati Bangli. Lalu bagaimana dengan keluarga yang ditinggalkan?

BCA Gempar Uang Nasabah di Bali Hilang Misterius

Denpasar  – Siapa yang tak pusing jika uang yang kita simpan tiba-tiba berkurang tanpa melakukan transaksi sebelumnya. Inilah yang benar-benar terjadi pada Para nasabah Bank Central Asia (BCA) di Kuta, Bali, sangat meresahkan bahkan menjadi kesal. Uang di rekening mereka berkurang tanpa melakukan transaksi sebelumnya. Polisi setempat pun tengah menyelidiki kasus yang tenggah terjadi ini.

Hilangnya uang tersebut diketahui saat nasabah tersebut akan bertransaksi di BCA Kuta. Kapolsek Kuta AKP Dody Prawira Negara melalui telepon Selasa membenarkan telah terjadi kasus hilangnya uang nasabah secara misterius (19/1/2010) beliau mengatakan awalnya hanya 1-3 nasabah BCA Kuta melapor ke Polsek Kuta. Kemudian berselang beberapa hari laporan menjadi bertambah lagi hingga total ada 10 orang nasabah BCA yang kehilangan uang tanpa proses transaksi. Selain di Kuta, kasus serupa juga menimpa nasabah BCA di Denpasar.

Jumlah uang nasabah yang lenyap diperkirakan mencapai puluhan juta. Uang nasabah yang lenyap antara Rp 1 juta hingga Rp 5 juta. Lenyapnya uang nasabah diduga terjadi secara bersamaan , hanya dalam rentang waktu antara 16-19 Januari 2010.

Polisi kini tengah menyelidiki kasus lenyapnya uang yang meresahkan para nasabah BCA. Pihak BCA pun belum memberikan konfirmasi terkait pengaduan nasabahnya. Saat ini penyelidikan yang dibantu oleh cyber crime Polda Bali sedang bekerja untuk menggusut tuntas dalang pelaku kejahatan di dunia maya,” ujar Dody.

sumber : www.detikinet.com