AVAGOS adalah sistem manajemen operasional ground handling bandara berbasis cloud yang dikembangkan oleh PT Studio Kami Mandiri. Sistem ini kini dipakai di lebih dari 42 bandara aktif, dengan fungsi integrasi antara perencanaan jadwal penerbangan, operasional lapangan, billing, dan pelaporan real-time.
Gambaran singkat AVAGOS
AVAGOS dirancang sebagai platform all-in-one untuk kebutuhan ground handling bandara. Menurut PT Studio Kami Mandiri, tiap modul saling terhubung sehingga data perencanaan, pelaksanaan, dan penagihan tersedia dalam satu platform tanpa instalasi server lokal. Akses dapat dilakukan lewat web browser dan aplikasi mobile yang kompatibel dengan Android dan iOS.
Fitur utama yang dijelaskan penyedia
- Monitoring penerbangan
- Menyediakan data ATD, delay, gate, dan status parkir.
- Menawarkan pemantauan posisi penerbangan pada peta bandara secara real-time.
- Operasional ramp dan Weight & Balance
- Checklist aktivitas ramp digital untuk standar tugas lapangan.
- Kalkulasi Weight & Balance termasuk Take Off Weight dan Landing Weight.
- Manajemen GSE
- Inventaris, pelacakan, maintenance, dan utilisasi alat ground support equipment.
- Integrasi data GSE ke modul billing otomatis.
- Billing dan pembayaran
- Kalkulasi otomatis GHSC dan ASC berdasarkan rate, rute, tipe pesawat, dan waktu layanan.
- Mendukung dual currency: USD dan IDR dengan konversi otomatis.
- Manajemen penumpang dan bagasi
- Monitoring real-time untuk tracking mishandling, first bag time, dan last bag time via aplikasi mobile.
- Manajemen sumber daya manusia
- Penjadwalan kerja, absensi dengan AI Face Recognition, pengelolaan lisensi, penugasan pekerjaan, dan dashboard performa.
Implementasi dan alur adopsi di bandara
Proses implementasi AVAGOS, menurut PT Studio Kami Mandiri, dibagi ke beberapa tahap yang dirancang agar tidak mengganggu operasi bandara:
- Analisis kebutuhan operasional
- Penilaian jumlah pengguna, modul yang dibutuhkan, dan integrasi sistem pihak ketiga yang diperlukan.
- Penentuan konfigurasi dan setup modul
- Pengaturan modul sesuai kebutuhan bandara dan penyesuaian branding.
- Integrasi dan uji coba
- Integrasi data operasional dan koneksi antar modul, diikuti uji coba sebelum go-live.
- Go-live dan monitoring
- Sistem berjalan di cloud dan dapat diakses melalui web dan aplikasi mobile.
Dokumentasi implementasi menekankan analisis awal untuk menentukan jumlah pengguna dan sistem yang perlu diintegrasikan. Informasi ini penting karena konektivitas dan integrasi layanan pihak ketiga bisa jadi faktor teknis utama pada tahap awal pemasangan.
Dampak operasional dan capaian penggunaan
PT Studio Kami Mandiri menyebutkan bahwa AVAGOS sudah aktif di lebih dari 42 bandara. Dalam praktik, penggunaan platform cloud menghapus kebutuhan server lokal untuk penyimpanan dan pengolahan data operasional. Integrasi modul mengurangi pekerjaan manual pada penjadwalan, monitoring, dan penagihan.
Beberapa dampak operasional yang disorot oleh penyedia:
- Efisiensi proses
- Data operasional yang terpusat mempermudah cross-check antara tim ramp, billing, dan manajemen.
- Transparansi penagihan
- Perhitungan GHSC dan ASC otomatis mengurangi potensi kesalahan perhitungan manual.
- Pemantauan performa karyawan dan aset
- Dashboard performa dan pelacakan GSE membantu pengambilan keputusan terkait pemeliharaan dan penjadwalan.
Catatan: angka penghematan waktu atau biaya tidak disebutkan secara eksplisit oleh penyedia. Pembaca yang membutuhkan estimasi konkret disarankan melakukan validasi langsung dengan pihak bandara atau PT Studio Kami Mandiri untuk kondisi spesifik masing-masing lokasi.
Pertimbangan integrasi dan operasional yang perlu diperiksa
Bahan resmi menyebut analisis integrasi sistem sebagai bagian awal implementasi. Ada beberapa aspek yang perlu dikonfirmasi saat evaluasi AVAGOS untuk bandara:
- Konektivitas dan integrasi data
- Perlu dicek sistem pihak ketiga apa saja yang harus diintegrasikan (misalnya sistem airline, sistem baggage handling, atau ATC feed) dan API yang tersedia.
- Jumlah pengguna dan akses
- Penentuan lisensi dan jumlah akun pengguna harus disesuaikan dengan struktur organisasi ground handling di bandara.
- Persyaratan regulasi dan keamanan data
- Kepatuhan terhadap aturan bandara dan peraturan perlindungan data perlu divalidasi lebih lanjut.
- Infrastruktur jaringan
- Karena AVAGOS berbasis cloud dan dapat diakses mobile, ketersediaan jaringan yang andal di area operasional menjadi faktor penting.
Bagian-bagian di atas diangkat sebagai asumsi yang perlu diverifikasi lebih lanjut karena detail teknis integrasi tidak ditetapkan secara lengkap dalam dokumen penyedia.
Komunikasi produk di kanal publik
Materi promosi singkat di Instagram menekankan aspek real-time, cloud-based, dan kemampuan customisasi modul sesuai kebutuhan bandara. Penyajian visual memperlihatkan antarmuka monitoring dan fitur mobile, yang mendukung klaim aksesibilitas dari mana saja.
Kesimpulan singkat
AVAGOS, produk PT Studio Kami Mandiri, adalah sistem manajemen ground handling berbasis cloud yang menggabungkan perencanaan penerbangan, operasional lapangan, billing, dan monitoring real-time. Platform ini melayani lebih dari 42 bandara aktif dan dirancang untuk dijalankan tanpa instalasi server lokal. Implementasi dilakukan melalui analisis kebutuhan, konfigurasi modul, integrasi sistem, dan setup branding sesuai bandara. Beberapa aspek teknis seperti integrasi dengan sistem pihak ketiga, kepatuhan regulasi, dan ketersediaan jaringan sebaiknya diverifikasi pada tahap analisis kebutuhan sebelum adopsi.
