SHUCADA Hadirkan Verifikasi Wajah dan GPS untuk Absensi Karyawan yang Lebih Praktis

verifikasi wajah + GPS di ponsel karyawan
SHUCADA, singkatan Studio Kami Mandiri, meluncurkan sistem absensi yang menggabungkan pengenalan wajah dan verifikasi lokasi lewat GPS. Prosesnya sederhana: karyawan membuka aplikasi SHUCADA di ponsel Android atau iOS, mengambil foto wajah, lalu sistem kecerdasan buatan mencocokkan citra dengan template yang disimpan di cloud. Posisi juga divalidasi melalui GPS, sedangkan jarak lokasi dihitung otomatis untuk memastikan absensi sesuai titik yang ditentukan oleh perusahaan.

Penyampaian fitur ini difokuskan pada kemudahan penggunaan tanpa kebutuhan perangkat keras tambahan. Pernyataan fitur dan alur operasi datang langsung dari informasi resmi SHUCADA.

Cara kerja singkat

  1. Inisiasi oleh karyawan
  • Karyawan membuka aplikasi SHUCADA di ponsel dan mengambil foto wajah pada saat absensi.
  1. Pencocokan citra dan lokasi
  • Sistem AI melakukan pencocokan gambar dengan template di cloud dan memverifikasi koordinat GPS.
  1. Validasi jarak
  • Jarak antara posisi karyawan dan titik absensi yang telah ditetapkan dihitung otomatis untuk menentukan status kehadiran.

Keunggulan operasional menurut SHUCADA

  1. Tanpa perangkat tambahan
  • Perusahaan tidak perlu membeli atau merawat mesin fingerprint atau pembaca NFC, karena proses berjalan lewat ponsel karyawan.
  1. Mendukung kerja remote dan lapangan
  • Sistem dirancang untuk memastikan staf yang bekerja dari rumah atau lapangan benar-benar orang yang bersangkutan.
  1. Administrasi lebih ringkas
  • Karyawan dapat memperbarui data pribadi dan dokumen secara mandiri melalui aplikasi. SHUCADA menyatakan penghematan waktu administrasi HR hingga 50%.

Soal keamanan dan infrastruktur
SHUCADA menjalankan layanan berbasis Cloud Enterprise dan Cloud SQL. Pernyataan resmi juga menyarankan agar pengguna melakukan pengecekan terkait enkripsi dan kebijakan retensi data dengan vendor. Informasi teknis seperti algoritme pengenalan wajah, standar enkripsi, atau durasi retensi data tidak dirinci; organisasi yang mempertimbangkan implementasi disarankan mengecek parameter tersebut langsung ke pihak penyedia.

Penerapan di sektor berbeda
SHUCADA menyebutkan penerapan di sejumlah industri: bandara, hotel, rumah sakit, universitas, retail, dan UMKM. Klaim penggunaan lintas sektor mengindikasikan fleksibilitas konfigurasi aturan absensi dan kustomisasi aplikasi atas nama perusahaan. Training penuh untuk administrator dan pengguna juga termasuk dalam penawaran implementasi.

Pertimbangan implementasi untuk HR dan TI

  1. Kebijakan internal dan kepatuhan
  • Perusahaan harus menentukan titik absensi, toleransi jarak GPS, dan aturan pencatatan cuti atau izin yang relevan.
  • Perlu ada kejelasan soal kebijakan retensi data pribadi dan akses log audit.
  1. Integrasi dengan sistem lain
  • Jika ingin terhubung dengan payroll atau HRIS lain, perlu memastikan format data dan endpoint integrasi tersedia. Informasi integrasi spesifik tidak disebutkan secara rinci; aspek ini harus divalidasi dengan SHUCADA.
  1. Pelatihan dan perubahan prosedur
  • SHUCADA menyediakan pelatihan penuh. Tim HR dan pengawas lapangan harus diberi panduan penggunaan serta protokol bila verifikasi wajah gagal atau sinyal GPS lemah.
  1. Risiko operasional yang perlu dicek
  • Akurasi pengenalan wajah dalam kondisi pencahayaan buruk atau pada perangkat dengan kamera rendah.
  • Ketergantungan pada jaringan seluler dan GPS di lokasi tertutup atau area terpencil.
  • Kebijakan fallback ketika verifikasi wajah atau GPS tidak dapat dipenuhi, misalnya mekanisme manual atau verifikasi alternatif. Jika aspek ini penting, perusahaan harus meminta penjelasan resmi dari penyedia.

Biaya dan uji coba
SHUCADA menyebutkan ketersediaan demo gratis tanpa komitmen. Detail tarif lisensi, biaya per pengguna, atau model langganan tidak tercantum; untuk angka pasti, perusahaan disarankan menghubungi pihak SHUCADA langsung melalui email yang disediakan. Perkiraan biaya implementasi dapat bervariasi bergantung pada jumlah pengguna, kebutuhan kustomisasi, dan integrasi sistem.

Langkah praktis sebelum memutuskan

  1. Minta demo gratis SHUCADA untuk melihat alur absensi dan pengaturan titik lokasi.
  2. Tanyakan detail enkripsi data, lokasi penyimpanan cloud, dan kebijakan retensi.
  3. Uji coba pada kelompok kecil karyawan untuk mengevaluasi akurasi pengenalan wajah dan performa GPS.
  4. Siapkan kebijakan fallback dan SOP bila verifikasi otomatis gagal.

Kesimpulan singkat
SHUCADA menghadirkan solusi absensi berbasis pengenalan wajah dan verifikasi GPS yang dijalankan melalui aplikasi ponsel tanpa perlu perangkat tambahan. Sistem ini dirancang untuk mengurangi beban administratif HR dan mendukung pekerja remote serta lapangan. Klaim efisiensi waktu dan penggunaan cloud didasarkan pada informasi resmi SHUCADA; rincian teknis dan tarif perlu dikonfirmasi langsung ke penyedia.

Untuk permintaan demo atau pertanyaan komersial, SHUCADA dapat dihubungi melalui email marketing@studiokami.com. Alamat kantor: Jl. Serma Made Pil No.10B, Denpasar, Bali.

https://www.instagram.com/p/DdQY0wpAT4P/?stkn=MTIxcHE4ZGI4NWNneg==

Back To Top